Image

Giri Sunyata menerapkan filosofi Karma.




Dengan menghubungkan mereka yang memiliki dengan mereka yang membutuhkan, kami menyalurkan setiap kebaikan agar sampai pada tujuan yang benar, baik berbasis finansial, materi maupun tenaga dan pelayan. Kami mensupport sekaligus mengarahkan dan membimbing yang terlibat dalam prosesnya.

Konsep untuk memulai Giri Sunyata diterima oleh pendirinya, Jero Buddhi dan Jero Ratih, saat meditasi di awal tahun 2020. Mereka diberikan pesan untuk membangun komunitas orang-orang dermawan untuk bersama-sama membuat dampak yang positif pada dunia dan juga membangkitkan dan melestarikan kembali kekayaan warisan spiritual leluhur kita yang pernah berjaya di masanya dan menjadi jantung spiritual di Nusantara (sekarang dikenal sebagai Jawa - Bali). Kebenaran dan Kebijaksanaan Universal yang mendasarkan tradisi spiritual ini sampai sekarang masih tersirat dalam kebudayaan dan tradisi yang ada di Bali.

Dipandu oleh kebijaksanaan kuno leluhur kita disertai kecanggihan teknologi di zaman modern ini, kami memungkinkan saluran kebaikan setiap orang dari seluruh dunia untuk dapat terus - menerus menciptakan Karma baik.


Makna di balik

Giri Sunyata


GIRI - BERARTI "GUNUNG / PUNCAK" DAN "TERHORMAT / MENYEMBAH" DALAM BAHASA SANSKERTA DAN PALI.

SUNYATA - BERARTI "KEKOSONGAN / KEHENINGAN" DAN "KEADAAN KESADARAN YANG TERTINGGI" DAN "TRANSENDENSI PEMIKIRAN" DALAM BAHASA SANSKERTA DAN PALI.


Nama Giri Sunyata memiliki makna simbolis perjalanan spiritual yang mirip dengan jalur pendakian menuju ke puncak gunung. Jalan naik penuh dengan ketidakpastian, ujian dan tantangan yang harus dilewati. Proses ini dibutuhkan untuk benar-benar mencapai titik terdalam menemukan diri sejati. Apapun karma dari masing-masing orang, tentunya jalan menuju ke-Tuhan-an akan melewati proses ini. Tujuannya adalah untuk sampai ke puncak gunung dalam masa kehidupan ini.

Sunyata adalah dimensi tertinggi dari mana segala sesuatunya berasal dan akan kembali. Kesadaran tertinggi inilah dimaksud puncak gunung / Giri tersebut. Pembebasan dari ikatan karma dan duniawi.

Singkatnya, Giri Sunyata merupakan proses perjalanan spiritual untuk mencapai Pencerahan.


Image

Logo Giri Sunyata adalah representasi dari konsep Tri Hita Karana: keharmonisan antara Manusia - Alam - Tuhan. Sekaligus proses spiritual untuk mencapainya.

Bunga teratai melambangkan proses pengembangan spiritual. Tiga lapis daun melambangkan Tritunggal Maha Suci. Di atasnya, tetesan air yang berbentuk segitiga sekaligus simbol dari puncak gunung - Giri. Secara keseluruhan struktur menggambarkan seseorang yang sedang duduk bermeditasi.

Lingkaran melambangkan energi kosmos yang terus berkembang, siklus reinkarnasi dan juga kekosongan sebagai keadaan kesadaran tertinggi: transendensi / pencerahan pemikiran - Sunyata.

Kebenaran dan Kebijaksanaan Universal
untuk Kehidupan yang Abadi.

Tujuan Kami


Untuk membantu orang terhubung dengan diri sejatinya dan membantu dunia membangun kembali keharmonisan antara Manusia - Alam - Tuhan
(di Bali dikenal sebagai konsep Tri Hita Karana)


Visi Kami


Untuk dapat ditemukan (baik secara online maupun offline) oleh setiap Jiwa yang siap menerima Kebenaran dan Kebijaksanaan Universal, yang esensinya tersirat di dalam budaya dan tradisi di Bali, sebagai bekal untuk menjalani kehidupan dan dapat berkembang menjadi manusia yang lebih baik.

Misi Kami


Untuk melestarikan warisan spiritual leluhur kita yang telah diturunkan dari generasi ke generasi dan kini muncul untuk dibangkitkan kembali di dalam hati setiap umat manusia.

Oleh sebab ini kami menyediakan platform berdasarkan Karma. Di sinilah kami membuka kesempatan untuk memberi bagi yang memiliki, agar dapat diterima oleh yang membutuhkan.

keyakinan kami

Prinsip Inti



KONSEP GIRI SUNYATA DIDASARKAN PADA KARMA: OLEH DUNIA - MELALUI DUNIA - UNTUK DUNIA.

KAMI TIDAK MENGGUNAKAN LABEL: TIDAK ADA REFERENSI ATAU AFILIASI DENGAN AGAMA, SEKTE, KULTUS ATAU ORGANISASI SPIRITUAL TERTENTU.

KAMI YAKIN BAHWA SEMUA BERSUMBER DARI SATU KETUHANAN: AGAMA UNIVERSAL / KEBENARAN (DHARMA) / BUDI PEKERTI YANG BERBENTUK CINTA KASIH DAN WELAS ASIH DI HATI SEMUA CIPTAAN TUHAN.

SEMUA DAMPAK DAN AKTIFITAS KAMI BERDASARKAN PADA KETULUS-IKHLASAN. KAMI MENGUTAMAKAN DAMPAK YANG DIHASILKAN DARIPADA ORANG-ORANG YANG MELAKUKAN DAMPAK TERSEBUT. OLEH KARENA ITU, PELAYANAN KAMI ADALAH TANPA HARAPAN ATAU KETERIKATAN DALAM BENTUK APAPUN.

KAMI TIDAK PAKAI STATUS DAN TIDAK ADA KONSEP GURU DAN MURID - SEMUA CIPTAAN TUHAN ADALAH SAMA. (TAT TVAM ASI)

SEMUA DONASI BAIK BERBASIS FINANSIAL, MATERI MAUPUN TENAGA DAN PELAYANAN BERDASARKAN PADA HUKUM KARMA. OLEH KARENA ITU TIDAK ADA KEPEMILIKAN, IMBALAN ATAU PAMRIH DALAM BENTUK APAPUN.

KAMI TRANSPARAN ATAS SEGALA DAMPAK YANG KAMI LAKUKAN DAN STATUS KEUANGAN KAMI.

SEMUA TINDAKAN DAN KEPUTUSAN HARUS SESUAI DENGAN TUJUAN - VISI - MISI DAN BERDASARKAN SEMUA PRINSIP INTI DI ATAS INI.